Forests or Plantations?

From space, Malinau's forests look unihabitated. But zoom closer and find people amongst the gaharu trees, the rottan palms and some 2000 other species that locals know and use. Meanwhile, officials aim to replace forests with oil palm. This two-part film, produced with CIFOR, bridges gaps and seeks solutions from people involved.

• Order DVD •

Timber Tracking

As illegal loggers ravage Indonesia's forests, The Nature Conservancy, a logging company and forestry officials look for answers. A system tracking bar-coded, legally verified timber from stump to seaport presents hope.

• Order DVD •

Riches of Raja Ampat

Raja Ampat hosts the world's richest reefs—and some of its poorest fishers. The problem? Invasions of bomb fishers, turtle poachers and illegal loggers. This series, produced with The Nature Conservancy, tracks a conservation movement from its beginnings and explores how science and tradition work together to preserve habitats for marine life and local people.

• Order DVD •

Good Cents

No furniture buyer wants to support illegal logging, but most do when buying wood from unverifed sources. In this film IFC links certified wood producers with sustainable furniture manufacturers and international markets, so offering end-users a choice.

• Order DVD •

Community Forests?

On paper, community cooperatives for forest management in Papua sounded great. But this film helped uncover an ugly truth: investors skirting the law while taking advantage of local people.

• Order DVD •

“Dengan sentimen publik, tak ada yang bisa gagal. Tanpa ini, tak ada yang bisa berhasil.” — Abraham Lincoln

Komunikasi yang kami jalin adalah dari bawah ke atas dan dari dalam ke luar. Film dokumenter suara masyarakat yang kami kerjakan dibintangi oleh orang-orang yang kami pilih dari kalangan nelayan, perambah hutan, dan kami dirikan panggung bagi para perintis tersebut yang kami sebut sebagai “pengemban pelestarian”. Ketika kami kembalikan film-film tersebut kepada mereka para nelayan dan perambah hutan—kepada mereka yang terilhami dan kepada walikota serta pebisnis dan akademisi—saat kami mintai pendapat dan kemukakan ke hadapan yang lainnya, kami jalin dialog. Kami sebut fenomena ini sebagai Media in Motion, gambar bergerak yang mampu menggerakkan orang.

Membangun Jembatan Media in Motion adalah sebuah gerbang—antara pemimpin dan rakyatnya, perindustrian dan pemegang sahamnya, masyarakat terpencil dan segelintir kalangan elit. Tidak sama halnya dengan tayangan visual di televisi yang satu arah ataupun media cetak, film-film Media in Motion digelar dalam bentuk dialog dari bawah ke atas, atas ke bawah, antar teman di pelbagai kalangan yang berbagi rasa dan karsa—yang netral ataupun berseteru—namun jarang bertemu.

Melebihi batas TV Bioskop bergerak, Media in Motion bmemberanikan diri melanglang buana yang tak pernah dijelajah oleh TV manapun. Pemutaran film mengundang massa di lapangan rumput atau pusat kota, menggerakkan para petani yang buta huruf dan penyumbang dana diantaranya. Sementara VCD dan DVD diputar di mana saja di pedesaan Indonesia, bertindak sebagai hiburan masa di luar batas jangkauan transmisi televisi.

Saksi Hidup Kaya dalam gambar dan musik, Media in Motion memantulkan cerminan indah masyarakat dan menterjemahkan kehidupan penduduk setempat bagi pemirsa di seluruh dunia dalam harmoni yang universal—tawa dan air mata, nyanyian dan tarian, serta keindahan alam. Film-film kami adalah alat penggugah yang sempurna bagi dialog maraton pelbagai pihak pada tiga hari berikutnya. Berbagi kopi dan tergugah oleh sensasi dahsyat akan apa yang tengah menjadi taruhan dan... menyadari bahwa ruang itu nyata adanya.

Alat bagi Pembangunan yang Berkelanjutan Film-film Media in Motion merupakan penggerak yang kuat bagi sarana pelestarian dan keberlanjutan. Dalam wajah audio visual, menjadi bukti nyata bagi dan terhadapnya, permasalahan konservasi memang tak terbantahkan. Dan sekali berjalan, langkah Media in Motion akan menjadi: Metode yang Pas — pihak-pihak yang terlibat akan mengikuti ke arah tujuan-tujuan yang sama Tak Terhentikan — gelombang yang tak dapat diabaikan Terpercaya — komitmen akan membawa pada pengaruh dan pembentukan karakter Mudah Ditiru — solusi yang berhasil meluas dan menyebar dengan cepat

Lebih Banyak Lebih Baik Media in Motion bergerak lebih baik sebagai fenomena interaktif dan berkelanjutan. Satu film menangkap peristiwa momentum atas masalah dan pendapat, mengkotaki pertanyaan dan mereka yang terkena dampaknya. Film berikutnya membangun minat dan lebih jauh lagi menimbang pelbagai pilihan ke depan. Film ketiga menunjukkan solusi hingga ke akarnya. Film keempat bertindak sebagai pengganda. Dan begitu seterusnya...

Media in Motion—mengikat, memberdayakan, dan membangun bersama masyarakat untuk mencari penyelesaian masalah

Pertanyaan?